Minggu, 22 Mei 2011

KESUKSESAN Hotel Grand Clarion

KESUKSESAN Hotel Grand Clarion menjadi market leader di Makassar tidak dicapai dengan mudah. Anggiat Sinaga selaku orang yang paling bertanggung jawab terhadap pengembangan hotel itu, melakukan berbagai upaya agar penetrasi bisnis itu tidak gagal di tengah jalan.

Prioritas utama bisnis tersebut adalah kepuasan pengunjung. Sedikit saja kesalahan yang dilakukan, dianggap sebagai aib yang harus diganjar dengan sanksi yang setimpal. Dicontohkan, setiap karyawan yang datang terlambat, meski hanya satu menit,akan mendapat hukuman mencuci piring selama tiga jam.

“Yang dihukum harus mengenakan rompi dinas kebersihan lengkap dengan tulisan ‘Sedang Dihukum’ di bagian punggung. Setelah itu mereka juga difoto dan dimuat di buletin karyawan.Setiap bulan pihak manajemen akan mengumumkan kinerja karyawan termalas, berapa kali terlambat,” kata dia.

Menariknya, sanksi itu tak hanya bagi karyawan, tapi juga bagi Anggiat dan jajaran manajer lainnya.Anggiat mengakui bahwa gaya kepemimpinannya memang mirip militer.Namun, sebagai pelaku bisnis perhotelan, kepuasan pelanggan memang sangat didahulukan.

Bukan hanya hukuman (punishment), karyawan yang menunjukkan kinerja yang bagus sepanjang tahun akan diberikan penghargaan khusus oleh manajemen.Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk apa saja dan diserahkan saat perayaan hari ulang tahun hotel tersebut. Demikian catatan online Ciracas-x yang berjudul KESUKSESAN Hotel Grand Clarion.

Jumat, 07 Januari 2011

Polda Metro Jaya

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia -> Polda Metro Jaya beserta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan tilang bagi pengendara yang nekat melanggar dengan menyerobot jalur bus transjakarta. Penilangan ini dilakukan sejak Rabu (5/1/2011).

"Polda Metro Jaya mulai menertibkan semua jalur busway. Tercatat 153 tilang dilayangkan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa di Jakarta, Kamis (6/1/2011) kemarin.

Menurut Royke, penindakan dilakukan di semua koridor bus transjakarta, bukan hanya terpusat di koridor baru IX dan X. Berikut data tindakan tilang yang telah dilayangkan. Untuk koridor I rute Blok M-Kota sebanyak 7 surat tilang. Koridor III rute Kalideres-Harmoni sebanyak 13 surat tilang. Koridor V rute Ancol-Kampung Melayu sebanyak 79 surat tilang. Koridor VI rute Ragunan-Dukuh Atas sebanyak 5 surat tilang. Koridor IX rute Pinang Ranti-Pluit sebanyak 37 surat tilang. Koridor X rute Cililitan-Tanjung Priok sebanyak 12 surat tilang.